{"id":11881,"date":"2024-07-22T12:43:56","date_gmt":"2024-07-22T05:43:56","guid":{"rendered":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/?p=11881"},"modified":"2024-07-22T12:43:56","modified_gmt":"2024-07-22T05:43:56","slug":"pullet-in-langkah-awal-pemeliharaan-ayam-petelur-free-range-system-di-kandang-hasil-kolaborasi-program-asa-berdaya-di-imogiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/?p=11881","title":{"rendered":"Pullet-in: Langkah Awal Pemeliharaan Ayam Petelur Free Range System di Kandang Hasil Kolaborasi Program Asa Berdaya di Imogiri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) BEM Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada yang mengusung program \u201cAsa Berdaya\u201d telah melakukan kegiatan pembuatan kandang ayam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">layer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau ayam petelur dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">free range system<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kandang tersebut dibuat di lahan kosong yang berada di Dusun Pucunggrowong, Karangtengah, Imogiri, Bantul dengan ukuran kandang 12,5 m x 12 m. Program ini dimulai dari melakukan koordinasi dengan warga sekitar serta pemerintah desa setempat. Program diawali dengan pembuatan kandang yang sangat disupport oleh warga sekitar dalam proses pembuatannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Proses yang dilakukan setelah pembuatan kandang yaitu memasukkan ayam ke kandang atau teman teman biasa menyebutnya dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet-in<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pullet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan ayam petelur betina muda berusia 12-16 minggu yang belum mulai bertelur, tetapi sudah mendekati masa ayam petelur yang produktif. Anugrah Rizki selaku ketua Program Asa Berdaya menjelaskan bahwa pemilihan ayam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> daripada ayam yang baru menetas atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Day Old Chicken <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(DOC) dilakukan untuk mempersingkat waktu yang diperlukan ayam tersebut hingga mulai bertelur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cPemilihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai langkah awal pemeliharaan dilakukan untuk mempersingkat waktu bertelur karena ayam petelur akan mulai bertelur pada usia antara 16-18 minggu. Selain itu, apabila memilih ayam yang baru menetas maka proses pemeliharaan akan lebih rumit karena ayam baru menetas sangat rentan terkena penyakit dan harus memiliki lingkungan yang benar benar sesuai dengan standar\u201d ungkapnya pada saat proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet-in<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Sabtu (15\/06).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Proses memasukkan ayam petelur ini diawali dengan proses pembersihan kandang pada satu hari sebelum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet-in<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dilakukan. Pembersihan dilakukan dengan membersihkan seluruh kandang untuk selanjutnya dilakukan desinfeksi menggunakan cairan desinfektan. Setelah itu, pada alas kandang juga ditaburkan kapur untuk menyerap kelembaban kandang dan diikuti dengan penyemprotan kembali cairan desinfektan. Pagi hari sebelum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet-in<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, diatas kapur yang sudah ditaburkan sebelumnya, ditambahkan sekam sebagai alas untuk ayam dalam beraktivitas. Fungsi sekam disini yaitu menjaga kandang tidak terlalu lembab karena sekam dapat menyerap air cukup baik sehingga kondisi kandang akan tetap kering dan menurunkan risiko ayam terserang penyakit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet-in<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dilakukan pada hari Sabtu, 15 Juni 2024 sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pullet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dimasukkan ke kandang, dilakukan sampling penimbangan dengan menimbangan 10% dari total populasi yang ada untuk mengetahui kisaran bobot ayam. Populasi ayam pada kandang dari program Asa Berdaya ini yaitu 250 ekor sehingga sampling dilakukan pada kurang lebih 25 ekor ayam secara acak atau disebut random sampling.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Pullet <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">akan dipelihara hingga siap bertelur atau masuk ke fase layer. Pemeliharaan akan dilakukan oleh beberapa pemuda di Kalurahan Karangtengah yang nantinya disatukan dalam sebuah komunitas Sanggar Ternak Muda. Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Peternakan UGM akan membersamai komunitas tersebut untuk berbagi informasi dan saling bersinergi dalam menjalankan proses pemeliharaan hingga ayam petelur dapat berproduksi dengan baik sehingga diharapkan dapat memberikan tambahan penghasilan kepada pemuda yang tergabung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penulis: Fiesna Salsabila<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) BEM Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada yang mengusung program \u201cAsa Berdaya\u201d telah melakukan kegiatan pembuatan kandang ayam layer atau ayam petelur dengan free range system. Kandang tersebut dibuat di lahan kosong yang berada di Dusun Pucunggrowong, Karangtengah, Imogiri, Bantul dengan ukuran kandang 12,5 m x 12 m. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5431,"featured_media":11882,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[60,38],"tags":[],"class_list":["post-11881","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-terbaru","category-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11881","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5431"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11881"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11881\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11883,"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11881\/revisions\/11883"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11882"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11881"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11881"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kreativitas.ugm.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11881"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}