Pada 30 April 2026 di Universitas Mataram, Tim Studio Tolak Angin yang beranggotakan Athaya Septiana Maharani dan Yudha Dwi Anggara berhasil meraih Juara 1 dalam Sayembara Arsitektur Nasional PERSPEKTIF 2026. Prestasi ini diraih melalui karya inovatif bertajuk “sekolah-LAH!”, yang menawarkan pendekatan arsitektur tanggap bencana dengan fokus pada isu banjir yang kerap terjadi di berbagai wilayah.
“sekolah-LAH!” merupakan desain sekolah rakyat adaptif banjir yang dirancang dengan struktur fleksibel, memungkinkan bangunan mengapung saat terjadi banjir dan kembali turun ketika kondisi kembali kering. Konsep ini tidak hanya menekankan ketahanan bangunan, tetapi juga keberlanjutan fungsi pendidikan dalam situasi ekstrem. Selain itu, desain ini mengintegrasikan sistem rainwater harvesting serta ruang multifungsi floodable space yang dapat berfungsi sebagai penampung air hujan sekaligus amphitheater komunal.