YOGYAKARTA – Sapa Juli, Tim PPK Ormawa KAB Universitas Gadjah Mada bersama Dosen Pendamping, Dr. Ady Bayu Prakoso, S.P., bergerak cepat melaksanakan serangkaian persiapan, koordinasi internal, hingga pelaksanaan sosialisasi kedua bulan di Bulan Juli. Bulan ini memiliki dua agenda utama yang sukses terlaksana, yaitu pembangunan tahap awal Oemah Agensia dan sosialisasi APH dengan praktek. Rangkaian agenda padat ini diawali dengan pengumpulan bahan pembangunan, persiapan bahan-bahan pembuatan media tumbuh Potato Dextrose Agar (PDA) di Pasar Kolombo pada Sabtu (4/7), hingga dilanjutkan dengan pemantapan materi internal Tim PPK Ormawa KAB ASAGRI bersama dosen pendamping di Laboratorium Integrated, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian UGM pada Minggu (5/7).
Kegiatan
Potret kegiatan produksi di minggu kedua bulan Juli.
Sumber: Dok. Tim PPK Ormawa KAPSTRA
Kegiatan produksi program Syncorn (Synergy Corn Innovation for Rural Empowerment) oleh tim PPK Ormawa KAPSTRA (Keluarga Mahasiswa Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan) telah mulai berjalan stabil sejak produksi pertamanya di bulan Juni. Di minggu kedua bulan Juli ini, terhitung menjadi produksi ketiga yang telah dilakukan. Sejauh yang telah dilalui, pada kegiatan produksi awal kuantitas produksi belum dapat mencukupi penjualan dalam jumlah besar karena masih terbagi dengan pengajuan sampel produk untuk kemitraan. Maka di minggu kedua Juli, disepakati kegiatan produksi pada hari Sabtu (11/7/26) dengan target yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Potret kegiatan produksi di minggu pertama bulan Juli.
Sumber: Dok. Tim PPK Ormawa KAPSTRA
Setelah melewati serangkaian kegiatan di bulan pertama pelaksanaan program, mulai dari sosialisasi, pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB), pelatihan, penjalinan kemitraan, pertemuan volunteers, hingga produksi, program Syncorn (Synergy Corn Innovation for Rural Empowerment) melanjutkan perjalanan di bulan Juli sebagai bulan kedua pelaksanaan program dalam upaya pemberdayaan masyarakat Kalurahan Bumirejo.
Delegasi MUN berhasil mengharumkan nama UGM melalui partisipasi dalam NTU Model United Nations (NTU MUN) 2026 di Singapura dan Nagoya University Model United Nations (NUMUN) 2026 di Jepang, sepanjang Maret hingga Juni 2026 dengan membawa pulang total empat penghargaan. NTU MUN 2026 yang diselenggarakan oleh Nanyang Technological University pada 13–15 Maret 2026, empat delegasi UGM yang seluruhnya berada di bawah naungan UGM MUN.
Delegasi tersebut terdiri atas Gabriella Isabel (Gaby) dan Kayla Maharani dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), serta Rafadyn A. Adhiswara dan Qorina Nabil Laisha dari Fakultas Hukum (FH). Delegasi MUN yang diwakiliki oleh Gaby, mengikuti UN Women Council membahas mengenai perlindungan perempuan pengungsi, Kayla dan Rafadyn berpartisipasi dalam UNCITRAL Council dengan fokus pada isu penggerusan basis pajak, pergeseran laba, dan stablecoins, sementara Qorina menjadi delegasi pada Central Committee of the Communist Party of China (CPC).