Selama ini, tingginya harga pakan komersial menjadi permasalahan para pembudidaya ikan. Kendala tersebut kerap menjadikan produksi perikanan lewat kegiatan budidaya cenderung stagnan. Problematika tersebut menjadi pemantik bagi mahasiswa Fakultas Pertanian yang tergabung dalam Tim PPK Ormawa KMIP (Tim AquaPower), untuk memanfaatkan maggot sebagai bahan baku pembuatan pakan ikan. Pelet ikan berbasis tepung maggot menjadi solusi inovatif yang ditawarkan Tim AquaPower untuk menggantikan pakan komersial di Desa Sumberharjo. Harga produksi pakan yang lebih murah dan kandungan nutrisi pakan yang tinggi menjadi alasan dibalik pemilihan maggot sebagai pakan alternatif.
Pleret – Kerja bakti merupakan salah satu bentuk gotong royong yang sudah mengakar dalam budaya bangsa Indonesia. Tidak hanya memainkan peran penting dalam mempererat hubungan sosial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan tersebut juga memerlukan peran penting para mahasiswa sebagai agent of change pada era modern ini. Oleh sebab itu, tim PPK Ormawa LSiS FMIPA UGM menginisiasi program kerja bakti bersama dengan ibu-ibu KWT di Padukuhan Kedaton yang bertujuan sebagai implementasi pembangunan berkelanjutan di tingkat desa serta pemberdayaan Kelompok Wanita Tani.
Bulan lalu, Tim PPK Ormawa PASAINS FMIPA UGM melaksanakan kegiatan pembersihan jalur tracking di Jatisari, Seropan 3, Kalurahan Muntuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya awal untuk mengembangkan kawasan Jatisari sebagai destinasi geowisata edukatif. Tujuan utama dari pembersihan jalur ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperbaiki kondisi jalur yang akan digunakan oleh pengunjung di masa depan.
Pembersihan dimulai dari area parkir, yang merupakan titik awal untuk memasuki jalur tracking. Dari sini, tim pelaksana melanjutkan pembersihan ke berbagai titik penting seperti Bukit Meja Batu, jalur menuju goa, dan Puncak Jatisari. Setiap area ini memiliki keunikan tersendiri dan potensi untuk menjadi daya tarik wisata sehingga perlu dipastikan dalam kondisi yang bersih dan nyaman untuk dikunjungi.
Jumat (16/8), Komunitas Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan sosialisasi yang bertujuan untuk mempersiapkan kafilah atau delegasi Universitas Gadjah Mada pada MTQ Mahasiswa Nasional (MTQMN) di tahun 2025. MTQMN merupakan ajang dua tahun sekali yang dilaksanakan oleh Kemendikbudristek dalam upaya pengembangan talenta mahasiswa.
Sosialisasi Liga MTQ UGM 2024 berlangsung secara daring melalui platform Zoom pada pukul 13.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB. Sosialisasi bertajuk “Langkah Strategis Gapai Prestasi di Dunia MTQ” berjalan lancar dan disambut antusiasme yang tinggi dari para peserta. Peserta terdiri dari berbagai Organisasi Kemahasiswaan Fakultas dan Lembaga Dakwah Fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada.